Laga uji coba itu sedianya akan digelar di Yerusalem Sabtu besok. Pertandingan itu merupakan bagian dari persiapan Argentina menghadapi Piala Dunia 2018. Namun karena diselenggarakan di lokasi yang masih jadi konflik, pelaksanaannya menuai protes.
Palestina menuding Argentina telah membiarkan dirinya jadi alat politik Israel. Mereka pun mengancam akan membakar foto dan kaos Lionel Messi bila pemain itu tampil di laga uji coba tersebut.
Israel tak puas. Mereka menyebut Palestina telah melakukan "teror sepak bola" membuat pertandingan itu dibatalkan. Comtec Grup, yang didukung oleh Federasi Sepak Bola Israel, akhirnya memutuskan untuk mengadu ke FIFA karena merasa dirugikan dengan pembatalan itu.
Baca: Laga Argentina Vs Israel Batal, Palestina: Terima Kasih Messi Cs
Comtec mengaku sudah membayar US$ 2 juta kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA). Seluruh tiket untuk laga uji coba tersebut sudah habis terjual. Karena itu perusahaan itu yang berdiri sejak 1982 itu meminta FIFA mencoret Argentina dari Piala Dunia karena menganggap negara itu sudah melakukan "diskriminasi keagamaan".
Sementara itu, pandangan di dalam negeri Israel sendiri terpecah terkait pembatalan laga uji coba itu. Sejumlah pejabat tinggi negara, seperti Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman, menuding Argentina telah tunduk pada desakan suporter teroris pendukung anti-semit.
Baca: Lionel Messi: Argentina Bukan Favorit di Piala Dunia 2018
Namun muncul pula pihak yang menganggap bahwa Menteri Olahraga dan Kebudayaan Israel, Mirian Regev, ikut bersalah dalam kasus itu. Sang Menteri dinilai telah melakukan politisasi sepak bola dengan memindahkan lokasi pertandingan dari Haifa ke Yerusalem. Padahal, saat ini pemindahan ibu kota Israel ke Yerusalem masih mendapat tentangan dari dunia internasional.
Yitzhak Herzog, anggota Partai Buruh, antara lain menyebut langkah Regev itu sebagai "gol bunuh diri yang spektakuler'. Sedangkan Ketua Partai Buruh, Avi Gabbay, meminta menyerukan dilakukan investigasi atas Regev terkait kecurigaan korupsi yang dilakukannya. Regev kemudian membalas komentar itu dengan menyebut dua anggota Knesset itu sebagai "kuda troya yang membantu teroris."
Argentina sendiri dipastikan tidak akan melakukan uji coba lagi setelah laga melawan Israel dibatalkan. Mereka selanjutnya akan menjalani pertandingan pertama Piala Dunia 2018 melawan Islandia pada Sabtu, 16 Juni 2018, pukul 20 00 WIB.
Dapatkan Bonus 100% dari Kami Luckybet89
Klik Link di bawah ini
https://goo.gl/EB2OL8
Baccarat, DragonTiger,Sic Bow, Roulette ,Se Die.Fan Tan, Keno,Slot games dan Sportsbook
Dapatkan Promo Menarik Kami Hari ini
Welcome Bonus 100% (Langsung Diberikan)
Cash Back Win or Lose 0,8% (Casino)
Cash Back Win or Lose 0,5% (Sportsbook)
Cash Back Total Lose 5%
Loyalty Bonus 10%
Proses Depo dan WD yang Cepat dan Mudah.
Coba Keberuntunga Anda Disini,Anda Pasti Bisa
alternatif link : www.lb89.com www.hokibet89.com www.pokemonbet89.comwww.89luckybet.com
WE SUPPORT FIFA WORLD CUP RUSSIA 2018Contact Us :
*TWETT : @luckybet89
*LINE : luckybet89
*WA : +6287867388989
*WECHAT: luckybet_89
*BBM : lucky89 / 5C53064C
*IG : @luckybet89

Tidak ada komentar:
Posting Komentar