Minggu, 10 Juni 2018

Pergoki perampok, anggota Fatayat NU tewas dihajar pakai palu

LUCKYBET89.COM  - Memergoki perampok di rumahnya pada Sabtu dini hari (9/6) sekitar pukul 03.00 WIB, Binti Nafi'ah (38) menjadi korban keganasan pelaku. Pedagang kelontong yang juga anggota Fatayat NU Ranting Desa Canggu Kecamatan Bandas Kabupaten Kediri ini tewas setelah dipukul dengan palu oleh pelaku.

Menurut Abdul Kholik (43) suaminya, peristiwa pembunuhan dirumahnya di Jl Angsa RT.02 RW.02 Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, istrinya tengah tertidur di dalam kios. Dimana kios tersebut berada dalam satu bangunan rumah, tepatnya di bagian depan sebelah kanan ruang tamu.
Tiba-tiba ada seorang pria masuk ke kios. Pelaku membawa sebuah palu. Kehadiran pelaku membuat korban terkejut. Pelaku langsung memukulnya menggunakan palu tepat mengenai punggung korban hingga terkapar. Anak korban SM yang masih kelas dua Madrasah Ibtidaiyah (MI) mengetahui betul peristiwa tersebut.
"Saya pas kebetulan ada acara di Surabaya bersama anak saya yang pertama waktu kejadian. Anak saya yang menjadi saksi kejadian tersebut mengetahui detail tetapi langsung diancam oleh pelaku, dia disuruh tidur. Tetapi anak saya pura pura tidur dan melihat pelaku," ujar Abdul Kholik di rumahnya.
Setelah menghabisi korban, pelaku sempat mengambil beberapa barang dagangan. Di antaranya adalah rokok. Setelah itu, pelaku kabur melalui jalan semula di belakang rumah korban.
Usai pelaku pergi, SM menghampiri ibunya. SM menyangka sang ibu masih hidup. SM berusaha membangunkan. Tetapi korban ternyata sudah meninggal dunia, mulut dan hidungnya mengeluarkan darah.
SM berlari menuju ke rumah pamannya yang berada di belakang rumahnya. Dia langsung memberitahu bahwa ibunya meninggal dunia dibunuh oleh seorang pencuri. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Pare.
Anggota polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas menemukan sebuah dompet di halaman belakang rumah korban. Diduga barang tersebut milik korban yang dibawa pelaku.
Bripka Yani, Kasie Humas Polsek Pare membenarkan kejadian ini. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memintai keterangan beberapa saksi . Untuk mengetahui penyebab kematian, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri untuk diautopsi.
Ali Imron anggota Banser Canggu yang juga tetangga korban membenarkan jika Binti Nafi'ah adalah anggota Ranting Fatayat di Desa Canggu. "Benar almarhumah adalah anggota ranting Fayatat NU di Desa Canggu," katanya.
- Memergoki perampok di rumahnya pada Sabtu dini hari (9/6) sekitar pukul 03.00 WIB, Binti Nafi'ah (38) menjadi korban keganasan pelaku. Pedagang kelontong yang juga anggota Fatayat NU Ranting Desa Canggu Kecamatan Bandas Kabupaten Kediri ini tewas setelah dipukul dengan palu oleh pelaku.
Menurut Abdul Kholik (43) suaminya, peristiwa pembunuhan dirumahnya di Jl Angsa RT.02 RW.02 Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, istrinya tengah tertidur di dalam kios. Dimana kios tersebut berada dalam satu bangunan rumah, tepatnya di bagian depan sebelah kanan ruang tamu.
Tiba-tiba ada seorang pria masuk ke kios. Pelaku membawa sebuah palu. Kehadiran pelaku membuat korban terkejut. Pelaku langsung memukulnya menggunakan palu tepat mengenai punggung korban hingga terkapar. Anak korban SM yang masih kelas dua Madrasah Ibtidaiyah (MI) mengetahui betul peristiwa tersebut.
"Saya pas kebetulan ada acara di Surabaya bersama anak saya yang pertama waktu kejadian. Anak saya yang menjadi saksi kejadian tersebut mengetahui detail tetapi langsung diancam oleh pelaku, dia disuruh tidur. Tetapi anak saya pura pura tidur dan melihat pelaku," ujar Abdul Kholik di rumahnya.
Setelah menghabisi korban, pelaku sempat mengambil beberapa barang dagangan. Di antaranya adalah rokok. Setelah itu, pelaku kabur melalui jalan semula di belakang rumah korban.
Usai pelaku pergi, SM menghampiri ibunya. SM menyangka sang ibu masih hidup. SM berusaha membangunkan. Tetapi korban ternyata sudah meninggal dunia, mulut dan hidungnya mengeluarkan darah.
SM berlari menuju ke rumah pamannya yang berada di belakang rumahnya. Dia langsung memberitahu bahwa ibunya meninggal dunia dibunuh oleh seorang pencuri. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Pare.
Anggota polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas menemukan sebuah dompet di halaman belakang rumah korban. Diduga barang tersebut milik korban yang dibawa pelaku.

Dapatkan Bonus 100% dari Kami Luckybet89
Klik Link di bawah ini
https://goo.gl/EB2OL8
Baccarat, DragonTiger,Sic Bow, Roulette ,Se Die.Fan Tan, Keno,Slot games dan Sportsbook
Dapatkan Promo Menarik Kami Hari ini
Welcome Bonus 100% (Langsung Diberikan)
Cash Back Win or Lose 0,8% (Casino)
Cash Back Win or Lose 0,5% (Sportsbook)
Cash Back Total Lose 5%
Loyalty Bonus 10%
Proses Depo dan WD yang Cepat dan Mudah.
Coba Keberuntunga Anda Disini,Anda Pasti Bisa
alternatif link : www.lb89.com www.hokibet89.com www.pokemonbet89.comwww.89luckybet.com
WE SUPPORT FIFA WORLD CUP RUSSIA 2018
Contact Us :
*TWETT : @luckybet89
*LINE : luckybet89
*WA : +6287867388989
*WECHAT: luckybet_89
*BBM : lucky89 / 5C53064C
*IG : @luckybet89

Tidak ada komentar:

Posting Komentar